Siapa Saja? Tiga Pelatih Ini Tak Pernah Membohongi Lukaku

25 views

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs

Siapa Saja? Tiga Pelatih Ini Tak Pernah Membohongi Lukaku - Ada tiga sosok pelatih yang diklaim penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku, tak pernah membohongi dirinya. Salah satu sosok tersebut adalah pelatihnya pada selagi ini, Antonio Conte.

Siapa Saja? Tiga Pelatih Ini Tak Pernah Membohongi Lukaku

Dalam karirnya, Romelu Lukaku udah memperkuat banyak klub. Dan di tiap-tiap klub yang ia singgahi terdapat sosok pelatih-pelatih hebat.

Baru-baru ini, ia memastikan untuk meninggalkan Manchester United. Porsi bermainnya yang merasa sedikit selama diasuh Ole Gunnar Solskjaer memaksanya perlu hengkang ke klub lain pada musim panas kemarin.

Inter Milan menjadi tim yang paling dambakan jasanya. Dan pada akhirnya, harapan mereka terkabul. Mereka sukses mengikat Lukaku bersama dengan kontrak berdurasi lima tahun usai menebusnya berasal dari Manchester United bersama dengan mahar menggapai 80 juta euro.

Pelatih yang tak Pernah Berbohong

Di Inter, ia berkesempatan untuk bermain di bawah asuhan Antonio Conte. Perjalanannya sejauh ini cukup baik, di mana ia udah mencetak sembilan gol berasal dari 12 penampilannya didalam ajang Serie A musim ini.

Performanya yang apik tak lepas berasal dari fakta bahwa hubungannya bersama dengan Conte berjalan baik. Satu perihal yang menyebabkan bomber asal Belgia tersebut kerasan bersama dengan Conte adalah kejujurannya, mirip layaknya selagi dilatih oleh dua pelatih lainnya.

"Ini berkaitan bersama dengan kejujuran. Saat seluruhnya berjalan tidak layaknya semestinya, saya dambakan dia memberi mengetahui saya. Saya tetap berumur 26 tahun dan tetap dapat berkembang," ujar Lukaku layaknya yang dikutip berasal dari Football Italia.

"[Ronald] Koeman, [Jose] Mourinho, dan [Antonio] Conte seluruhnya jujur pada saya dan tak pernah membohongi saya. Hubungan saya bersama dengan Ole Gunnar Solskjaer pun baik, namun saya dambakan pergi dan udah menjelaskan itu sejak bulan Februari," lanjutnya.

Soal Rasisme di Italia

Baru sebagian bulan di Italia, Lukaku segera disambut bersama Pasang Boladengan aksi rasis berasal dari pendukung Cagliari. Namun dirinya tidak kaget, sebab sejak sebelum kedatangannya ia udah diberi mengetahui soal bagaimana masalah rasisme berjalan di Italia.

"Cagliari adalah masa-masa yang sulit. Mereka udah memperingati saya sebelum pergi ke Italia. Serie A dan UEFA perlu melaksanakan yang lebih baik. Anda dapat menyimpan sebuah penanda yang bertuliskan 'tidak untuk rasisme', namun itu tidak cukup," tambahnya.

"Saya selalu menyukai Italia, orang-orang di jalanan terlalu baik pada saya, dan keluarga saya juga menyenangi kehidupan di sini," tandasnya.

Tags: #Lukaku