Tapi Wasit Wawan Diistirahatkan ,PSSI Yakin Penalti Persela Sah

25 views

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs

Tapi Wasit Wawan Diistirahatkan ,PSSI Yakin Penalti Persela Sah - Nama wasit Wawan Rafiko waktu tidak akan tersedia di pertandingan-pertandingan Liga 1. Sebab, wasit yang memimpin laga Persela Lamongan melawan Borneo FC terhadap 29 Juli lantas berikut oleh komisi wasit PSSI diistirahatkan untuk jangka waktu yang tidak ditentukan. Informasi itu disampikan Wakil Ketua Komite Wasit Juni Rachman kepada Jawa Pos tempo hari (31/7).

Tapi Wasit Wawan Diistirahatkan ,PSSI Yakin Penalti Persela Sah

Juni mengatakan, komisi wasit tidak perlu memanggil Wawan untuk jalankan evaluasi. Sebab, pihaknya telah memandang segera peristiwa berikut dan termasuk memandang ketentuan yang berlaku. ’’Buat apa termasuk mendengar penjelasan dia (Wawan)? Semua telah jelas. Saya memandang sendiri waktu itu,’’ ucap Juni.

Pria yang termasuk anggota Exco PSSI itu memastikan, penalti yang diberikan untuk Borneo FC itu sah. Kiper Persela Dwi Kuswanto jalankan pelanggaran bersama menanduk Wahyudi Hamisi dalam suasana bola masih play on. Mengacu kepada IFAB Law of The Game FIFA, pelanggaran berikut layak diganjar kartu merah dan diberi hukuman tendangan bebas. ’’Karena di dalam kotak penalti, jadi ya penalti,’’ ujarnya.

Nah, yang jadi kasus adalah tindakan Wawan sebelum akan memberi tambahan kartu merah kepada Dwi Kuswanto dan penalti untuk Borneo FC. Sebelum itu terjadi, wasit asal Padang itu justru memberi tambahan kartu merah lebih dulu kepada Hamisi. ’’Itu yang mengakibatkan pemain Persela di atas angin dan terasa penalti itu tidak layak,’’ katanya.

Seharusnya, lanjut Juni, wasit Wawan memberi tambahan kartu merah khususnya dahulu kepada Dwi Kus. Lantas mengeksekusi hukuman penalti. Setelah itu, baru memanggil Hamisi untuk memberi tambahan kartu kuning. ’’Sebab, tidak tersedia tindakan fisik yang dijalankan pemain Borneo FC. Kalaupun hanya ucapan, cukup kartu kuning. Kalau telah dua kali kartu kuning, baru kartu merah,’’ lanjutnya.

Tindakan untuk memberi tambahan hukuman tanpa evaluasi dijalankan gara-gara wasit Wawan telah mencoreng persepak bolaan nasional. Sudah mencoreng integritas wasit dalam memimpin pertandingan. ’’Apalagi, sesudah mengambil keputusan, dia berdiskusi bersama kedua pelatih. Buat apa? Tidak perlu penjelasan lagi, aku hukum langsung,’’ paparnya.

Ketika Jawa Pos menanyakan apakah wasit Wawan sanggup diberi kesempatan untuk memberi tambahan penjelasan ke publik, Juni menjelaskan bahwa itu tidak barangkali dilakukan. Sebab, jikalau Wawan berkomentar berkaitan pertandingan Persela melawan Borneo FC, komisi telaten sanggup turun tangan memberi tambahan hukuman. ’’Sebab, itu melanggar kode etik. Di mana-mana wasit tidak boleh berkomentar berkaitan pertandingan,’’ ucapnya.

Berkaitan bersama tuduhan adanya suap kepada Wawan, Juni tidak sanggup berkomentar banyak. Sebab, itu bukan kapasitasnya. ’’Tugas kita di komite wasit adalah memberi tambahan hukuman dan jalankan edukasi jikalau tersedia kesalahan wasit. Untuk seperti itu, aku tidak berkenan berkata banyak,’’ jelasnya.

Sebagaimana di informasikan sebelumnya, pertandingan PerselaBandar Bola melawan Bornoe FC terhadap 29 Juli lantas berakhir ricuh. Suporter Persela masuk ke lapangan untuk mengejar wasit dan hakim garis. Mereka kecewa bersama keputusan wasit yang memberi tambahan hadiah penalti kepada Borneo. Akibatnya, Persela yang waktu itu unggul 2-1 kelanjutannya gagal meraih poin penuh. Wasit memberi tambahan hukuman penalti gara-gara kiper Persela Dwi Kuswanto menanduk pemain Borneo Wahyu Hamisi.

Sementara itu, Manajemen Persela tetap berpendapat bahwa hukuman penalti itu tidak layak diberikan. Alasannya, wasit khususnya dahulu memberi tambahan kartu merah kepada Hamisi, baru kiper Dwi Kuswanto. Kartu merah yang diberikan kepada Hamisi diibaratkan kubu Persela bahwa yang perihal jalankan pelanggaran lebih dahulu. Dengan suasana seperti itu, manajemen tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu menilai, mestinya Persela mendapat hadiah tendangan bebas.

’’Semua telah terjadi. Hasil pertandingan telah tidak sanggup diubah. Yang jelas, seluruh keputusan kita kembalikan ke federasi,’’ kata Manajer Persela Edy Yunan Ahmadi. ’’Kalau memang keputusan wasit salah, kita berharap agar federasi berani mengatakan itu tidak benar ke publik. Tetapi, jikalau itu benar, perlu dikatakan benar ke publik,’’ sebut Yunan.

Tags: #PSSI

Leave a reply "Tapi Wasit Wawan Diistirahatkan ,PSSI Yakin Penalti Persela Sah"

Author: 
    author